Soft Skill yang Perlu Dimiliki oleh Semua Profesional Muda
Setiap profesional muda butuh soft skill yang mumpuni untuk bisa bersaing di dunia kerja. Pasalnya, nilai akademik dan hard skill saja memang tidak cukup.
Adapun generasi milenial memiliki jiwa kompetisi yang kuat. Jadi, tanpa soft skill, kamu bisa kalah saing dengan orang lain.
Kamu tentu tak ingin hal itu terjadi, kan? Oleh karena itu, jangan sepelekan skill ini, ya. Persiapkan dengan matang agar kamu bisa unggul di lingkungan kerja.
Dalam artikel ini, Glints sudah menyiapkan daftar 10 soft skill yang penting untuk profesional muda sepertimu. Ayoo kita, simak!
Soft Skill untuk Profesional Muda

1. Berpikir kritis
Soft skill pertama yang harus dimiliki oleh profesional muda adalah berpikir kritis.
Kamu bisa melatih soft skill yang
satu ini dengan dua hal, yaitu membaca buku serta melakukan debat dan
diskusi. Kedua kegiatan ini sangat membantu dalam mengembangkan soft skill berpikir kritis.
Membaca dapat membantumu mengenal
lebih banyak kosa kata, membuka wawasan, dan juga memperdalam
pembelajaran tentang berbagai topik.
Selain itu, kamu juga perlu sering
melakukan debat dan diskusi. Kamu bisa melakukannya bersama keluarga,
teman, maupun rekan kerja.
Tidak perlu mendiskusikan hal-hal
yang terlalu berat. Kamu bisa sekadar membahas isu-isu hangat di
sekitarmu, seperti film dan buku yang baru saja kamu baca.
2. Komunikasi
Soft skill yang satu ini memang sangat penting dimiliki baik untuk profesional muda maupun untuk kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Cara mendapatkan soft skill ini dapat kamu mulai dari
menjadi pendengar yang baik. Ketika seseorang mendengarkan orang lain
bicara, kebanyakan orang akan fokus pada apa yang harus dikatakan
selanjutnya, bukan pada apa yang sedang dibicarakan.
Lewat belajar untuk mulai mendengarkan dengan baik, maka kamu juga
akan dapat belajar berbicara dengan baik, ketidak dua-duanya telah kamu
kuasai barulah kamu akan dapat menjadi komunikator yang baik.
Cara lain untuk mengembangkan soft skill ini adalah dengan
cara merekam percakapan yang kamu lakukan. Setiap kamu mendengarkannya
kamu akan tahu apa yang kurang dari kemampuan berkomunikasi yang kamu
miliki.
3. Mengakses, menganalisis, mensintesis informasi
Hari ini, menyebarkan dan mengakses sebuah berita adalah hal yang sangat mudah.
Akibatnya, semakin banyak informasi
yang datang pada kita tapi tidak terbukti kebenarannya. Seorang
profesional mudah sudah selayaknya dapat melihat suatu informasi dengan
lebih bijak.
Tak hanya mengaksesnya kemudian
menelannya bulat-bulat, kamu juga harus menganalisis dan mensintesis
informasi tersebut agar tahu kebenarannya.
Ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya akan membuat seseorang terlihat kurang profesional.
4. Rasa ingin tahu, kreatif, dan inovatif
Ketiga soft skill ini
sangat berkaitan dan wajib untuk dimiliki profesional muda. Rasa ingin
tahu adalah awal mula datangnya sebuah ide kreatif dan sebuah inovasi.
Selain itu, ketiga soft skill ini juga sangatlah berguna dalam hal penyelesaian masalah.
Ketika kamu menghadapi sebuah masalah
dalam pekerjaan, rasa ingin tahu akan membuat kamu tidak berhenti
mencari sumber permasalahan tersebut hingga berhasil mendapatkannya.
Saat kamu sudah mengetahui sumber masalahnya, kamu harus memikirnya solusi yang tepat dan efektif untuk dapat menyelesaikannya.
Kreativitas dan inovasi akan sangat membantu kamu untuk mencari solusi paling efisien untuk masalah yang sedang kamu hadapi.
5. Kepemimpinan
Tidak semua orang suka untuk menjadi seorang pemimpin. Namun dalam hal karier, soft skill ini harus dimiliki jika kamu ingin berhasil sebagai seorang profesional muda.
Kamu juga tentunya tidak berharap selamanya akan bekerja di posisi yang sama, bukan?
Setiap orang pasti menginginkan
posisi yang semakin tinggi dalam kariernya. Maka dari itu, kamu tidak
bisa menghindar untuk menjadi seorang pemimpin.
Bagaimana cara melatih soft skill
kepemimpinan? Hal yang harus kamu lakukan adalah menjadi berani
terlebih dulu. Kamu harus siap untuk menjadi pemimpin kapan pun
kesempatan itu datang padamu.
Jika diberikan kesempatan untuk memimpin sebuah project, terimalah tantangan tersebut. Bahkan, akan lebih baik jika kamu dapat merekomendasikan dirimu sendiri.
6. Adaptasi
Dunia kerja jauh lebih keras
dibandingkan dunia perkuliahan? Mungkin dapat dikatakan begitu. Lalu,
apa yang bisa membuatmu bertahan? Tentu saja dengan memiliki soft skill kemampuan adaptasi yang baik.
Setiap pekerjaan mungkin terasa berat dilakukan pada awalnya, apalagi jika belum terbiasa dan banyak hal harus kamu pelajari.
Dengan skill beradaptasi yang baik, kamu akan melewati masa sulit tersebut. Soft skill yang satu ini akan membantu kamu melewati segala dimanika di dunia kerja.
7. Kerja sama dan kolaborasi
Soft skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang profesional muda adalah kemampuan kerja sama dan kolaborasi.
Menjadi seseorang yang bisa diajak
bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk kariermu. Banyak orang
yang mampu bekerja sangat baik jika bekerja sendiri, tapi kesulitan
ketika harus bekerja sama.
Hal seperti ini akan menyusahkan diri sendiri dan juga menghambat kerja tim. Maka dari itu, kamu harus mengasah skill yang satu ini jika ingin berhasil sebagai seorang profesional muda.
8. Public speaking
Public speaking merupakan soft skill
yang cukup sulit bagi sebagian orang. Banyak sekali orang yang merasa
tidak mampu berbicara di depan umum sehingga memilih untuk tidak
melakukannya.
Namun, jika ingin sukses sebagai seorang profesional muda, kamu harus berani menaklukan skill yang satu ini.
Pada awalnya mungkin public speaking terlihat
menakutkan. Namun, satu-satunya cara untuk dapat menguasainya adalah
kamu harus melakukannya sesering mungkin. Akhirnya, kamu akan terbiasa
melakukannya.
9. Manajemen waktu
Seorang profesional muda wajib untuk memiliki soft skill manajemen waktu. Dalam dunia kerja, menjadi tepat waktu adalah hal yang sangat penting.
Datang terlambat atau menyelesaikan tugas lewat dari deadline adalah contoh bahwa kamu tidak memiliki manajemen waktu yang baik.
Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang kurang disiplin dan tidak profesional.
Meskipun kamu bukan orang yang suka menjadwalkan segala hal, tapi sebuah timeline dan jadwal kerja harian selalu penting untuk dipertimbangkan demi menguasai skill yang satu ini.
10. Networking
Soft skill terakhir yang harus dimiliki profesional muda tidak kalah penting dengan kesembilan kemampuan sebelumnya.
Memiliki networking yang luas sangat penting dalam membangun sebuah karier. Semakin luas networking yang kamu bangun, maka semakin banyak pula kesempatan dan peluang untukmu.
Memperluas networking bukanlah hal yang sulit. Kamu bisa melakukannya di mana saja dan kapan saja.
Yang lebih utama lagi adalah jangan pernah melewatkan sebuah acara yang memungkinkan kamu untuk dapat memperluas networking.
Sumber:
**https://glints.com/id/lowongan/soft-skill-untuk-profesional-muda/#.YhLxTJayTIU